PENGGUNAAN PEMBELAJARAN STEM BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR
Keywords:
Pembelajaran STEM, Pembelajaran berbasis Proyek, Minat Belajar IPA, Sekolah DasarAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar IPA siswa sekolah dasar melalui pendampingan guru dalam menerapkan pembelajaran STEM berbasis proyek. Pembelajaran STEM mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dalam aktivitas pemecahan masalah yang dekat dengan kehidupan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif-edukatif dengan tahapan perencanaan, observasi kebutuhan mitra, penyusunan perangkat pembelajaran, pelatihan guru, simulasi rancangan proyek, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi dan refleksi. Materi pendampingan mencakup pengenalan konsep STEM, penyusunan sintaks pembelajaran berbasis proyek, pengembangan lembar kerja siswa, pemilihan alat dan bahan sederhana, serta penyusunan instrumen penilaian minat belajar dan keterampilan proses. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai desain pembelajaran STEM berbasis proyek dan mampu merancang aktivitas IPA yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada produk. Implementasi kegiatan juga menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi, rasa ingin tahu, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengamati masalah, mengajukan ide, bekerja sama, membuat produk sederhana, dan mempresentasikan hasil proyek. Dengan demikian, penerapan pembelajaran STEM berbasis proyek dapat menjadi strategi pengabdian yang relevan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 sekaligus meningkatkan minat belajar IPA siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2016). Project based learning integrated to STEM
to enhance elementary school students’ scientific literacy. Jurnal Pendidikan IPA
Indonesia, 5(2), 261–267.
Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The
Clearing House, 83(2), 39–43.
Bybee, R. W. (2013). The case for STEM education: Challenges and opportunities. NSTA
Press.
Capraro, R. M., Capraro, M. M., & Morgan, J. R. (2013). STEM project-based learning: An
integrated science, technology, engineering, and mathematics approach. Sense
Publishers.
English, L. D. (2016). STEM education K-12: Perspectives on integration. International
Journal of STEM Education, 3(1), 1–8.
Han, S., Capraro, R., & Capraro, M. M. (2015). How science, technology, engineering, and
mathematics project based learning affects high-need students in the US. Learning and
Individual Differences, 42, 157–166.
Kemendikbudristek. (2021). Panduan pembelajaran dan asesmen jenjang pendidikan
dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Krajcik, J. S., & Blumenfeld, P. C. (2006). Project-based learning. In R. K. Sawyer (Ed.), The
Cambridge handbook of the learning sciences (pp. 317–334). Cambridge University
Press.
Lou, S. J., Shih, R. C., Diez, C. R., & Tseng, K. H. (2011). The impact of problem-based learning
strategies on STEM knowledge integration and attitudes. Journal of Science Education
and Technology, 20(3), 195–205.
Morrison, J. (2006). TIES STEM education monograph series: Attributes of STEM education.
Teaching Institute for Excellence in STEM.
Samatowa, U. (2016). Pembelajaran IPA di sekolah dasar. Indeks.
Tseng, K. H., Chang, C. C., Lou, S. J., & Chen, W. P. (2013). Attitudes towards science,
technology, engineering and mathematics in a project-based learning environment.
International Journal of Technology and Design Education, 23(1), 87–102.









