Seluruh naskah yang dikirimkan akan diperiksa menggunakan perangkat pendeteksi kemiripan (similarity checking tool) sebelum memasuki proses review. Naskah yang terindikasi memiliki tingkat kemiripan tinggi, plagiarisme, self-plagiarism, duplikasi publikasi, atau penggunaan sitasi yang tidak semestinya akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau langsung ditolak oleh editor.

Batas maksimal tingkat kemiripan yang ditoleransi adalah 20%, di luar daftar pustaka dan kemiripan minor yang masih dapat diterima secara akademik.